Nasal Septal Deviation dan Hidung Tersumbat

Nasal septum adalah struktur bagian dalam hidung yang memainkan peranan penting dalam menopang columnella. Ketika struktur ini bentuknya tidak lurus atau bengkok, maka disebut dengan nasal septal deviation.

Gejala-gejala Nasal Septal Devition

Umumnya, bentuk hidung sedikit asimteris tapi jika terjadi deviasi yang cukup besar, bentuk nasal terpelintir dan dapat memunculkan gejala sistemis seperti hidung tersumbat, kemampuan konsentrasi menurun, berkurangnya fokus, mudah lupa, dll. Dapat pula menyebabkan sinusitis yang akhirnya akan menyebabkan eustachitis dan otitis media ketika sedang terkena flu.

Penyebab Nasal Septal Deviation

Umumnya disebakan oleh trauma (benturan keras) yang merusak nasal septum dan akhirnya terjadi deviasi. Tanpa trauma, pertumbuhan yang tidak harmonis dan perkembangan antara bagian dalam hidung dan langit-langit mulut dapat menyebabkan nasal septal deviation.

Prosedur Untuk Mengatasi Nasal Septal Deviation

Di masa lalu, tindakan umum yang diambil adalah dengan melepaskan membran nasal mucous yang menutupi nasal septum dan mengeluarkan bagian tulang yang melintir. Tindakan ini dapat menyembuhkan gejala hidung tersumbat dan sakit kepala, tapi tidak dapat memperbaiki bagian yang terpelintir, malah justru membuat struktur tulang menjadi lemah.
Maka baru-baru ini, daripada menggunakan prosedur mengeluarkan bagian nasal septum yang bengkok/melintir, fokus diarahkan kepada cara meluruskan tulang yang bengkok dengan beragam cara, memfasilitasi jalur udara dengan mereduksi lateral turbinate dan memperbaiki bentuk hidung.
Karena nasal septal devitaion menjadi penyebab bentuk hidung bengkok dan hidung tersumbat secara bersamaan.

Apakah Mungkin Memperbaiki Nasal Septal Deviation Bersamaan Dengan Operasi Plastik?

Tentu saja bisa, operasi plastik dapat dilakukan bersamaan dengan mengatasi nasal septal deviation. Dulu, nasal septal deviation diobati di bagian otorhinolaryngology, sementara operasi hidung di bagian bedah plastik. Tren yang kini berkembang adalah dengan mengobati struktur luar bersamaan dengan struktur bagian dalam, misalnya dengan mengobati nasal septal deviation dan penebalan turbinate dalam satu waktu di klinik spesialis bedah plastik.
Sangat dianjurkan untuk melakukan evaluasi dan prosedur menyeluruh . Jika tidak, pasien terpaksa menjalani dua operasi berbeda, operasi plasti hidung dan hidung tersumbat yang sangat merepotkan.
Saat prosedur untuk hidung tersumbat sudah dilakukan tanpa mempertimbangkan operasi plastik yang ingin dilakukan, maka akan lebih sulit untuk melakukannya karena cartilage, sebagai bagian dari tulang yang bengkok, sudah dihilangkan.
Karena itu, jika memiliki tulang yang bengkok karena nasal septum deviation, sebaiknya menjalani operasi plastik bersamaan dengan perbaikan nasal septum deviation.

Bagaimana Prosedur Pengobatan Hidung Tersumbat Karena Nasal Septal Deviation Tanpa Memperbaiki Tulang yang Bengkok?

Dalam kasus ini, prosedur nasal septal deviation terpisah dari prosedur operasi plastik hidung. Prosedur ini sangat kompleks karena sebagian besar septal cartilage sudah diambil dengan tujuan untuk memperbaiki deviasi pada nasal septum.
Untuk memperbaiki tulang yang bengkok, penting sekali untuk pertama-tama memperbaiki bagian dalam hidung. Karena septal cartilage sudah tidak ada, maka membran interior mucous harus dilepaskan lagi.
Karena cartilage (tulang rawan) yang akan digunakan sudah berkurang jumlahnya setelah diambil saat operasi, maka digunakan gantinya seperti dari osseous septum, cartilage telinga atau chonrogladiolar, bila sangat diperlukan. Prosedur ini mengakibatkan rasa tidak nyaman bagi pasien.
Karena itu, melakukan operasi nasal septal cartilage dan operasi plastik secara bersamaan sangat direkomendasikan. Meski hasil dari operasi nasal septal cartilage atau hidung tersumbat memuaskan dengan sisa septal cartilage, cartilage telinga atau chondrogladiolar.

Bagaimana Prosedur pengobatan hidung tersumbat karena nasal septal deviation tanpa memperbaiki tulang yang bengkok?

Dalam kasus ini, prosedur nasal septal deviation terpisah dari prosedur operasi plastik hidung. Prosedur ini sangat kompleks karena sebagian besar septal cartilage sudah diambil dengan tujuan untuk memperbaiki deviasi pada nasal septum.

Untuk memperbaiki tulang yang bengkok, penting sekali untuk pertama-tama memperbaiki bagian dalam hidung. Karena septal cartilage sudah tidak ada, maka membran interior mucous harus dilepaskan lagi.
Karena cartilage (tulang rawan) yang akan digunakan sudah berkurang jumlahnya setelah diambil saat operasi, maka digunakan gantinya seperti dari osseous septum, cartilage telinga atau chonrogladiolar, bila sangat diperlukan. Prosedur ini mengakibatkan rasa tidak nyaman bagi pasien.
Karena itu, melakukan operasi nasal septal cartilage dan operasi plastik secara bersamaan sangat direkomendasikan. Meski hasil dari operasi nasal septal cartilage atau hidung tersumbat memuaskan dengan sisa septal cartilage, cartilage telinga atau chondrogladiolar.

Hubungan antara nasal septal deviation dan deviasi pada hidung setelah operasi plastik

Penelitian menyeluruh menunjukkan bahwa pada banyak kasus operasi ulang karena deviasi hidung, ujung atau batang nasal ditinggikan tanpa mengobati nasal septal deviation selama proses pembedahan.
Nasal septum berperan sebagai penopang utama untuk menjaga keseimbangan nasal.

Jika terjadi nasal septal deviation, hidung yang telah diperbaiki juga akan bengkok. Ini mungkin tidak disadari oleh orang awam, namun dokter spesialis yang telah terlatih dapat mengetahuinya karena jaringan lunak termasuk kulit yang menutupi tulang nasal sebelum menjalani operasi akan lebih lentur.

Karena itu, penting sekali untuk mengetahui apakah septum bengkok atau melintir dan juga hidung tersumbat atau tidak. Jika nasal septum melintir, maka pertama kali yang perlu diperbaiki adalah septum, baru kemudian memperbaiki bentuk hidung, perbaikan fungsional lebih dulu kemudian bentuk hidung.

Koreksi pada Septal Deviation Melalui Bedah Kosmetik

Sebelum & Sesudah / Septal deviation