Anda perlu melakukan labiaplasty jika:

s9_2_3_1 Salah satu atau kedua labia (bibir vagina) bentuknya abnormal

s9_2_3_2 Labia berwarna hitam dan tidak menarik yang dapat berujung pada vulvar complex

s9_2_3_3 Labia minora (labia bagian dalam) yang kendur menempel pada selangkangan dan kotor

s9_2_3_4 Rasa tidak nyaman ketika mengenakan celana yang ketat

s9_2_3_5 Bentuk labia tidak menarik dan sering basah oleh urin sehingga menyebabkan kondisi tidak higienis

Different types of Labia Minora

s9_2_4_1

Bentuk normal

  • Labia minora 1/3 panjang vagina secara horizontal
  • Bentuk dan ukuran simetris pada kedua sisi

Labia minora asimetris dengan satu sisi lebih besar

  • Menyebabkan rasa tidak nyaman ketika mengenakan celana ketat
  • Dapat mempengaruhi kepercayaan diri secara seksual

Labia minora besar dan kendur

  • Dapat menyebabkan bau tidak sedap atau masalah higienitas lainnya
  • Menimbulkan rasa sakit atau pembengkakan ketika mengenakan celana ketat
  • Bibir labia minora yang kendur dapat menutupi klitoris dan mengurangi kemampuan seksual serta berpengaruh saat berhubungan intim.

Labia minora dengan bentuk tidak lazim

  • Bentuknya yang tidak lazim dapat menurunkan kepercayaan diri ketika melakukan hubungan seksual dan terlihat tidak menarik di mata pasangan Anda

Labia minora berwarna kehitaman

  • Dapat menurunkan kepercayaan diri saat berhubungan seksual
  • Dapat dibantu dengan bedah organ intim atau perawatan laser

Anestesi

Labiaplasty dapat dilakukan dengan bius lokal, bius IV atau bius total. Reseksi yang tepat difasilitasi dengan pemberian solusi anestesi yang disuntikkan ke labia minora yang bertujuan untuk membengkakan jaringan lunak dan penyempitan sistem peredaran darah labial, hemostasis yang mengurangi pendarahan.

Perawatan Pasca Operasi

Rasa sakit setelah operasi sangat sedikit dan pasien biasanya dapat meninggalkan rumah sakit pada hari yang sama. Biasanya tidak diperlukan pembalut khusus, tapi pasien dianjurkan mengenakan pembalut untuk alasan kenyamanan. Dokter akan memberitahukan kepada pasien kalau labia yang dioperasi akan mengalami pembengkakan setelah operasi yang disebabkan oleh solusi anestesi yang disuntikan ke jaringan tersebut. Pasien juga akan diajarkan cara menjaga kebersihan bagian yang dioperasi, pengaplikasian salep antibiotik topikal dan tindakan perawatan diobservasi 3 kali sehari selama 2 hari setelah operasi. Bergantung pada kondisi tiap pasien, pasien biasanya akan kembali normal setelah 3-4 hari setelah operasi. Agar luka cepat sembuh, pasien tidak diperbolehkan menggunakan tampon, celana ketat dan tidak boleh melakukan hubungan seksual selama 4 minggu setelah operasi. Komplikasi medis akibat prosedur labiaplasty jarang sekali terjadi. Komplikasi yang umum terjadi adalah pendarahan, infeksi, labia asimetris dan luka yang lama sembuh karena kondisi kulit pasien yang membutuhkan operasi revisi.