Penantang Dunia Kecantikan

Bedah kosmetik adalah rangkaian tantangan bagi kecantikan.
Saya akan berimajinasi dengan seluruh akal pikiran,
Meyakini dengan seluruh hati dan
Berhasil dengan seluruh kemampuan saya.

Jika Anda menjadikan kesempurnaan sebagai tujuan, Anda akan menemukan tujuan itu akan selalu berubah. Tapi saya tidak akan berhenti mengejarnya. Kesempurnaan adalah tantangan saya.

Para dokter bedah plastik memiliki kelemahan yang berbeda dibandingkan dengan profesi lain. Hasil karya seorang dokter bedah dapat dilihat semua orang. Ia tidak dapat mengingkari hasil karyanya. Para pemilih bisa saja lupa jika tokoh yang dipilihnya merubah nama dari proyeknya yang gagal. Pepohonan dan tumbuhan menjalar dapat menutupi kesalahan arsitektur. Para pengacara dapat menyalahkan Hakim atau Juri. Tidak seperti pemuka agama, dokter bedah plastik tidak dapat menyalahkan iblis. Karena inilah saya haus akan kesempurnaan.

B.A. Seoul National University College of Medicine, Seoul, Korea

Magang, Seoul Asan Medical Center, Seoul, Korea

Dokter Tetap, Otolaryngology, Seoul Asan Medical Center, Seoul, Korea

Penerima Beasiswa, Otolaryngology, Seoul Asan Medical Center, Seoul, Korea

Tingkat Master, Ulsan University, College of Medicine Graduate School, Seoul, Korea

Tingkat Doktoral, Ulsan University, College of Medicine Graduate School, Seoul, Korea

Korean Society of Otolaryngology Head-Neck Surgery
Korean Rhinologic Society
Korean Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery
Asian Facial Plastic Surgery Society
Korean Society of Ascetic Surgery

2007 10th Asian Research Symposium in Rhinology (di Malaysia)
Dorsal Augmentation Using Fascia Lata

2008 11th Asian Research Symposium in Rhinology (di Jepang)
Homologous Costal Cartilage in Rhynoplasty

2009.4.19 The 2nd Korea-Japan Aesthetic Surgery Conference
Extended shield grafts for the improvement of tip definition

2009.11.1 Kongres Masyarakat Bedah Estetik Korea
Prosedur Tambahan untuk Rhinoplasty

2009.11.13-14 Kongres ke-7 Bedah Kosmetik Kawasan timur (di Cina)
Endonasal Paranasal Augmentation dengan Rhinoplasty

2010.4.11 Konferensi Korea Society of Aesthetic Surgery ke-13
Paranasal Augmentation melalui pendekatan Endonasal selama Rhinoplasty

2010.10.30-31 Kongres ke-8 Bedah Kosmetik Kawasan Timur
Paranasal Augmentation melalui pendekatan Endonasal selama Rhinoplasty

2011.4.17 Kongres ke-1 Korean Academy of Facial Plastic and Recontructive Surgery
Upper Blepharoplasty

2011.4.24 Kongres Korean Society of Aesthetic Surgery
Extended shiled grafts untuk memperbaiki tip definition

2011.5.8 Simposium Rhinoplasty Asan ke-9
Penggunaan implan silikon untuk Rhinoplasty

2011.7.24 Konferensi Pertama Korean Academy of Facial lastic and Reconstructive Surgery
Metode Upper Blepharoplasty Incisional

2012.5.20 Simposium Rhinoplasty Asan ke-10
Teknik Jaringan Lunak untuk Rhinoplasty

Penggunaan Auricular Cartilage pada Rhinoplasty2010.6.15-17 Cadaver Dissection Course (di Cina)

2012.7.22 Konferensi ke-1 Korean Academy of Facial Plastic and Reconstructive Surgery
Blepharoplasty, Prosedur Dasar: Botox dan Filler

2012.10.28 Kongres ke-25 Korea Society of Aesthetic Surgery
Fiksasi internal alis mata dengan upper blepharoplasty

2009.11.1 Kongres Korea Society of Aesthetic Surgery
Facial Reshaping menggunakan toxine, filler

2012.5.19 Simposium Asan Rhinoplasty ke-10
Open Rhinoplasty,

  1. Pengukuran intraperatif pada harvestable septal cartilage dalam rhinoplasty. Ann Plast Surg.2010
  2. Penyesuaian dengan pengobatan tekanan jalur napas positif untuk obstructive sleep apnea. Clin Exp Otorhinolaryngol. 2009
  3. Memadukan penggunaan cartilage remuk dan fascial lata yang telah diproses untuk dorsal augmentation pada rhinoplasty bagi orang Asia, Laryngoscope. 2009
  4. Costal cartilage homograft yang telah diproses pada rhinoplasty: pengalaman Asan Medical Center. Arch Otolaryngol Head Neck Surg. 2008
  5. Koreksi cartilaginous dorsum hidung menyimpang menggunakan teknik dorsal L-strut cutting dan suture. Laryngoscope.2008
  6. Tutoplast-processed fascia lata untuk dorsal augmentation pada rhinoplasty. Otolaryngol Head Neck Surg. 2007
  7. Mengatur hematoma pada maxillary sinus. Otolaryngol Head Neck Surg. 2007